Karena satu ide yang ditulis jauh lebih baik daripada sejuta ide di angan-angan.

Rabu, 06 April 2011

Psikologi Kata "YA" : Suatu Tips Komunikasi


Dear sobat-sobat, postingan kali ini cacak akan menulis beberapa fakta yang menarik dari komunikasi verbal dalam kehidupan sehari-hari… cacak memang bukan seorang yg berlatar belakang ilmu psikologi atau ilmu komunikasi, namun disini cacak hanya menceritakan apa yang cacak lihat sehari-hari aja sob…. Jadi mohon dimaafkan kalo ada penggunaan istilah atau definisi yang kurang tepat pada postingan kali ini... :D

Oke gini sob, yuk sama-sama membahas satu kata yang sering banget kita pakai sehari-hari yaitu kata "YA"... penggunaan kata YA biasanya menyatakan afirmatif atau konfirmasi positif dari suatu pertanyaan.... misalnya ada pertanyaan : "Pak, anda nanti jadi dateng ke rumah saya jam 12 siang?" kemudian dijawab "Ya pak".... begitu simpel namun sangat penting, bayangkan kalo tidak pernah ditemukan yang namanya kata YA pasti repot banget dalam berkomunikasi kan sob?

"Maukah kamu menikah denganku?" "Ya sayang.."


Nah, tapi pernahkan sobat-sobat memperhatikan bahwa dalam prakteknya sehari-hari, penggunaan kata YA, yang sering diucapkan sebagai  "Iya" ini sering kita dengar dalam beberapa varian yang serupa tapi tak sama... misalnya :
”Iya Sih...”
”Iya Kok...”
”Iya Dong...”
”Iya Lah...”

Cacak yakin deh sobat-sobat pasti ngerti maksud dari lawan bicara ketika mengucapkan varian kata YA tadi... Cuma pernahkah kita mencoba memahami benar dan memanfaatkan pemahaman dari varian kata YA tadi dalam kehidupan sehari-hari? Misalnya dalam hal negosiasi atau dalam menyampaikan pendapat padasuatu diskusi... kenapa cak? Karena sebenarnya kita bisa membaca suasana hati lawan bicara kita dari cara menjawab pertanyaan kita sob.... 

Mau tidak mau , cara menjawab seseorang biasanya terpengaruh pikiran bawah sadarnya, serta tampak juga dari ekspresi wajahnya sob.... berikut cacak coba tampilkan beberapa ekspresi wajah seseorang ketika menjawab suatu pertanyaan sbb:

Contoh Ekspresi Wajah "Iya Lah..."




Contoh Ekspresi Wajah "Iya Dong..."

Contoh Ekspresi Wajah "Iya Kok..."




Contoh Ekspresi Wajah "Iya Sih..."



Dari hasil pengamatan cacak, penggunaan jawaban ”Iya Sih” atau ”Iya Kok” atau ”Iya Dong” atau ”Iya Lah” dipengaruhi oleh dua faktor , yaitu :
  1. Tingkat Keyakinan (Confidence Level)
  2. Tingkat Kepentingan (Urgency Level)
Tingkat Keyakinan erat kaitannya dengan seberapa yakin lawan bicara kita menjawab pertanyaan kita. Semakin tinggi keyakinan seseorang pada jawabannya semakin valid informasi yang seseorang berikan, namun dengan semakin tingginya keyakinan seseorang maka semakin susah untuk melakukan bargaining dalam konteks pembicaraaan negosiasi.. Sedangkan pada tingkat keyakinan yang rendah, biasanya seseorang tersebut sedang memberikan jawaban yang tidak begitu valid, namun dalam konteks pembicaraan negosiasi bisa jadi merupakan saat yang tepat untuk melakukan bargaining...

Tingkat Kepentingan maksudnya adalah seberapa besar pengaruh dari pertanyaan kita terhadap kepentingan lawan bicara kita... bisa juga diartikan seberapa sensitif pertanyaan yang sedang kita ajukan kepada lawan bicara kita sob... semakin tinggi tingkat kepentingan seseorang, semakin sensitif pertanyaan yang ditujukan padanya... dalam aplikasinya apabila jawaban seseorang menunjukkan tingkat kepentingan yang tinggi, sebaiknya segera pindahkan topik pembicaraan anda karena tidak menutup kemungkinan akan menyinggung lawan bicara anda sob...

Berikut cacak tampilkan matrik hubungan antara Tingkat Keyakinan vs Tingkat Kepentingan dalam menjawab suatu pertanyaan.


Dari penjelasan yang cacak jelaskan, ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil sob.... misalnya dalam hal negosiasi ataupun menjaga hubungan baik kita dengan seseorang terutama terkait dengan pertanyaan yang sensitif... Percaya lah bahwa cara seseorang menjawab biasanya spontan dan tidak bisa direkayasa karena kaitannya dengan pikiran bawah sadar... Namun apapun yang cacak sampaikan disini tidak lebih dari hasil pengamatan empiris pribadi, bukan merupakan suatu hasil penelitian ilmiah... Oleh karena itu sebaiknya tidak menggunakan postingan ini sebagai dasar justifikasi dalam hal apapun ya sob, sifatnya hanya sekedar wawasan semata.... Semoga bermanfaat ya sob....... :)



Contoh Sederhana Cara Kerja Pikiran Bawah sadar
Ketika saya berkata "Jangan Bayangkan Monyet Warna Hijau...."
Maka yg Ada di Pikiran Anda Adalah Monyet Berwarna Hijau ....

2 komentar:

  1. 2 anak cukup.. "ya..ya..ya.."
    (program KB hihihi..)

    BalasHapus
  2. kalau ''deh' dalam ia deh atau ok deh apa artinya?

    sonyagutama@gmail.com

    BalasHapus

utk kirim komentar sertakan alamat email yah sob... keep contact... :)